Saudara kita biasa di debat di dakwa karna perihal ketidak sesuaian dengan Qaedah "Wazha' syeiin fil makan, " Letak sesuatu pada tempatnya".
“ Sering kita dapati biasanya, setelah menyampaikan nasihat atau semacamnya, orang menutupnya dengan kalimat Wabillaahit taufiiq wal hidaayah. Sebenarnya, yang tepat adalah wabillahil hidayah wat taufiq. ”
Melatakkan kata taufiq lebih dahulu daripada hidayah memang sering kali digunakan oleh sebagian orang dalam memungkasi pidatonya. Menurut hemat saya, seharusnya hidayah lebih didahulukan daripada taufik, Karna keumuman hidayat lebih umum dari taufiq Seseorang yang mendapatkan Hidayah belum tentu mendapatkan taufiq tapi orang yang mendapatkan Taufiq sudah tentu dia sudah di beri hidayah
Saya akan menjelaskan sedikit Perbedaan Hidayah dan Taufiq
PERBEDAAN HIDAYAH DAN TAUFIQ
1. Arti HIDAYAH
Hidayah Masdar dari kata hada-yahdi-hidayatan. Kalau kita wakafkan jadinya hidayah Secara etimologi atau bahasa berarti: Petunjuk atau tampil ke depan memberi bimbingan pelajaran
HIDAYAH Adalah Petunjuk, atau supaya lebih mudah memahaminya, saya artikan Hidayah adalah sebuah Informasi, dihadapan kita banyak sekali petunjuk dan informasi, kita mendengar petunjuk kita juga melihat petunjuk..
Hidayatullah, artinya Petunjuk Allah atau Informasi dari Allah atau seruan Allah, lalu mengapa kita tidak mampu mengikuti PETUNJUK ALLAH...? Mengapa kebanyakan orang mendengar dan membaca mempelajari bahkan menyaksikan Panggilan Allah, Ajakan Allah untuk kebaikan hidupnya, namun sangat sulit mengikuti Petunjuk Allah tersebut...?
2. Arti TAUFIQ
Taufiiq Adalah Masdar dari kata: waffaqa-yuwaffiqu-taufiqan. Kalau kita wakaf jadinya taufiq, Secara terminologi atau bahasa berarti Kesesuaian atau bertemunya kehendak Allah dengan keinginan manusia.” Dengan demikian, taufik sifatnya murni internal. Indikatornya, saat kehendak hamba bisa selaras dengan keinginan Allah subhanahu wata’ala, lebih mudahnya begini Taufiq itu adalah kemampuan diri mengikuti Hidayah Allah.. setelah mendapatkan Petunjuk (hidayah) Allah, setelah mendengar informasi adanya seruan Allah, baik seruan Shalat, ajakan untuk Puasa, Menutup aurat shalat tepat waktu, amar ma'ruf nahi mungkar dan seruan kebaikan lainnya.. mampukah kita mengimplementasikannya...? Jika mampu maka itulah Taufiq dari Allah..
Contohnya lagi begini :
"Allah telah beri hidayah (petunjuk) untuk kita untuk mengikuti pengajian dan Masuk Pondok pesantren tetapi jika tidak allah beri taufiq kepada kita kita tidak mampu mengamalkan apa yang sudah kita pelajari di Pengajian dan pondok tersebut, begitulah kira-kiranya dan masih banyak contoh lainnya menghafal alqur'an mengamalkan yang sudah kita hafal itu juga bentuk gabungan taufiq dan hidayah allah.
KETENTUAN nya Begini :
Banyak orang yang mendapatkan HIDAYAH tapi tidak semua orang di beri TAUFIQ yaitu kemampuan untuk mau melaksanakan dan memenuhi seruan dan Petunjuk Allah..
Itulah mengapa kita selalu berdoa agar Allah memberi Taufiq dan Hidayah kepada kita semua.. Aamiin
Semoga bermanfaat
By : teuku halim
Add fb teuku halim