Dalam Proses menuntut ilmu ada dua Peran yang tampil di dalamnya, seorang murid dan guru yang memiliki mata rantai keilmuan yang bersambung hingga ke baginda rasulullah, agar tidak tersesat dalam memahami sebuah pekara.
Orang yang mempelajari sebuah ilmu dari buku, internet, syeikh google atau kitab sekalipun yang tidak disertai ulama dan hanya mengandalkan pemahaman literal saja maka dia Vakum,beku kalau istilah pesantren nya jamed artinya tidak luas pemahaman serta wawasannya,
Dalam proses pencarian ilmu Hendaklah kita tidak Salah memilih darimana datangnya ilmu tersebut, agar kita tidak salah mengambil sikap dalam beramal lebih-lebih lagi untuk mengajarkannya,
Maka disini lah terletak Pentingnya Geneology atau sanad dalam transmisi ke ilmuan...
--- teuku halim
Keterangan Gambar :
teuku halim bersama Al-mukarram Abu Haji USMAN ALI (abu kuta krueng) dalam Rangka ibtida' kitab Tuhfatul muhtaj. 11 April 2018.