Ulama Muda Tgk. Rahmat Sahuri Resmi Pimpin Dayah Putri Riyadhus Shalihin Serambi Aceh, Melanjutkan Estafet Perjuangan, Terima Kasih Abati Abdul Ghani


Meunasah Ara, 14 Juni 2026 – Suasana penuh khidmat menyelimuti prosesi pelantikan pimpinan baru Dayah Putri Riyadhus Shalihin. Dalam momen bersejarah tersebut, ulama muda Tgk. Rahmat Sahuri resmi dilantik sebagai pimpinan dayah oleh tokoh kharismatik Aceh, Abu Serambi Aceh, yang selama ini dikenal sebagai pembina dan penggerak utama pendidikan dayah di kawasan tersebut.


Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah estafet perjuangan panjang dalam dunia pendidikan Islam, yang telah dibangun dengan penuh keikhlasan oleh para ulama dan tokoh terdahulu.



Sosok Abu Serambi Aceh: Pembina, Ulama, dan Penggerak Dayah

Dalam prosesi pelantikan, kehadiran Abu Serambi Aceh sebagai pembina dayah putri riyadhus shalihin menjadi penuh keberkahan Beliau dikenal luas sebagai ulama yang memiliki dedikasi tinggi dalam membina dan mengembangkan lembaga pendidikan Islam, khususnya dayah-dayah di Aceh.


Dengan keteguhan prinsip dan keikhlasan dalam mengajarkan Agama , Abu Serambi Aceh telah menjadi sosok yang tidak hanya membina secara struktural, tetapi juga membimbing secara ruhani. Banyak generasi santri yang tumbuh di bawah sentuhan didikan dan arahan beliau yang kini menjadi alumni dan pimpinan-pimpinan pesantren.


Pelantikan Tgk. Rahmat Sahuri secara langsung oleh beliau menjadi simbol kepercayaan dan harapan besar, bahwa kepemimpinan baru akan tetap berada dalam jalur perjuangan yang lurus, berlandaskan ilmu, adab, dan keikhlasan.



Perjalanan Tgk. Rahmat Sahuri: Dari Sekda Dayah Menuju Pimpinan

Tgk. Rahmat Sahuri bukanlah sosok baru dalam dunia dayah. Ia telah lama mengabdikan diri dalam struktur pendidikan, sebagai pengajar yang sangat lama dan sebagai Sekretaris Dayah (Sekda) yang dikenal aktif, disiplin, dan penuh tanggung jawab.


Beliau pernah menjabat sebagai:

  • Sekda Dayah Serambi Aceh Putra dalam waktu yang cukup lama
  • Sekda Dayah Putri Riyadhus Shalihin Serambi Aceh



Pengalaman panjang tersebut menjadikan beliau matang dalam memahami sistem manajemen dayah, baik dari segi administrasi, pembinaan santri, hingga pengembangan lembaga.


Kesabaran, ketekunan, dan kedekatan dengan para santri serta pengajar menjadi modal utama yang kini mengantarkannya pada amanah sebagai pimpinan. Kepemimpinan beliau diharapkan mampu membawa pembaruan tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi dayah yang telah mengakar kuat.


Apresiasi untuk Abati Abdul Ghani: Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan

Momentum ini juga menjadi saat yang penuh haru untuk mengenang jasa pimpinan sebelumnya, Abati Abdul Ghani, yang telah membawa dayah berkembang pesat. Perluasan lahan, pembangunan fisik, serta peningkatan kualitas pendidikan menjadi bukti nyata dedikasi beliau.

Ucapan terima kasih sebesar-besarnya disampaikan atas keikhlasan dan pengabdian beliau. Semangat beliau sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ

“Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang di antara kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (sungguh-sungguh/sempurna).”

(HR. Al-Baihaqi)

Semangat kesungguhan (itqan) inilah yang menjadi kunci keberhasilan dalam membangun lembaga pendidikan.



Semangat dan Harapan Baru

Dalam sambutannya, Tgk. Rahmat Sahuri menyampaikan bahwa amanah ini akan dijalankan dengan penuh kesungguhan dan semangat kebersamaan.

Ia mengajak seluruh elemen dayah dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas.

Semangat ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ، وَلَا تَعْجِزْ

“Bersungguh-sungguhlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu lemah.”

(HR. Muslim)



Dan juga firman Allah SWT:

 فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Berlomba-lombalah dalam kebaikan.”

(QS. Al-Baqarah: 148)



Dayah Milik Umat, Untuk Generasi Umat

Dayah Putri Riyadhus Shalihin merupakan lembaga pendidikan milik masyarakat Gampong Meunasah Ara, yang selama ini menjadi pusat pembinaan generasi muda. Pergantian kepemimpinan yang dilakukan setiap 5 tahun sekali menunjukkan adanya sistem regenerasi yang sehat dan berkelanjutan.


Dengan kepemimpinan baru yang energik, pengalaman yang matang, serta bimbingan ulama seperti Abu Serambi Aceh, Dayah Putri Riyadhus Shalihin diharapkan terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul.



Penutup: Melanjutkan Cahaya Ilmu

Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengemban amanah. Dari generasi ke generasi, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya, cahaya ilmu terus dijaga dan diteruskan.

Sebagaimana pesan ulama:

  “Ilmu itu cahaya, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada hati yang lalai.”


Dengan semangat baru, keikhlasan, dan kebersamaan, Dayah Putri Riyadhus Shalihin di bawah kepemimpinan Tgk. Rahmat Sahuri diharapkan terus melahirkan generasi yang berilmu, beradab, dan istiqamah di jalan Allah SWT.


-Redaksi HSN




Lebih baru Lebih lama