MABAB, ISAB, dan IPMB Kolaborasi Edukasi Pelajar Bubon: Pilih Prestasi, Bukan Sensasi



BUBON, ACEH BARAT — Organisasi Santri dan pelajar asal Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, yakni Majlis Aneuk Beut Aceh Barat (MABAB), Ikatan Santri Bubon (ISAB), dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Bubon (IPMB), menggelar kegiatan Saweu Sikula di SMA Negeri 1 Bubon, Jumat (21/8/2026).


Mengusung tema “Investasi Masa Depan: Pilih Prestasi, Bukan Sensasi Judi Online dan Narkoba”, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus edukasi bagi para pelajar mengenai pentingnya menjaga masa depan dari berbagai ancaman, khususnya judi online dan penyalahgunaan narkoba.


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda kunjungan organisasi ke sekolah. Saweu Sikula dirancang sebagai ruang dialog untuk mengajak pelajar memahami bahwa setiap pilihan yang dibuat pada masa muda dapat memberikan dampak terhadap kehidupan mereka di masa mendatang.


Pesan yang disampaikan pun sederhana, tetapi penting: masa depan tidak dibangun melalui sensasi sesaat, melainkan melalui ilmu, karakter, prestasi, karya, dan pilihan hidup yang sehat.


Dari Santri untuk Generasi Muda


Saweu Sikula merupakan bagian dari program MABAB dalam memperluas kiprah organisasi di tengah masyarakat, khususnya dalam pembinaan dan penguatan generasi muda.


MABAB merupakan organisasi induk bagi organisasi santri di Aceh Barat yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Sejak berdiri pada 2015, MABAB telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya Safari Ramadan, Safari Jumat, majelis taklim bulanan, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan.


Saat ini, MABAB dipimpin oleh Tgk. Farhan Amir.


Dalam pelaksanaan Saweu Sikula, MABAB menggandeng ISAB sebagai Pengurus Cabang MABAB di tingkat kecamatan serta IPMB sebagai organisasi pelajar dan mahasiswa Bubon.


Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap masa depan generasi muda dapat menjadi tanggung jawab bersama. Santri, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat memiliki ruang masing-masing untuk berkontribusi dalam membangun lingkungan yang positif bagi generasi penerus.


ISAB Dorong Kedekatan Santri dengan Dunia Pendidikan


Bagi ISAB, Saweu Sikula memiliki makna tersendiri karena gagasan kegiatan tersebut lahir dari inisiatif organisasi santri itu sebagai upaya mendekatkan santri dengan dunia pendidikan dan generasi pelajar.


ISAB yang berdiri sejak 2016 selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Sejumlah kegiatan yang pernah dilakukan antara lain keterlibatan dalam MTQ tingkat kecamatan, program Ngaji Sambil Ngopi, hingga kegiatan penggalangan dan penyaluran donasi bagi korban bencana banjir bersama Relawan Bubon.


ISAB juga berupaya menghadirkan kegiatan positif di berbagai bidang. Salah satunya melalui keterlibatan dalam turnamen sepak bola pada momentum peringatan 17 Agustus.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa olahraga, aktivitas kepemudaan, dan nilai-nilai agama dapat berjalan secara beriringan.


Saat ini ISAB berada di bawah kepemimpinan Tgk. Romi dengan semangat menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda Bubon.


Kolaborasi Pelajar dan Mahasiswa


Sementara itu, IPMB hadir sebagai organisasi pelajar dan mahasiswa Bubon yang selama ini terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, isu lingkungan, dan aktivitas kemasyarakatan.


Kolaborasi IPMB dan ISAB dalam sejumlah kegiatan menjadi bagian dari semangat membangun Bubon melalui kekuatan generasi mudanya.


Saweu Sikula menjadi salah satu contoh bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak harus menjadi sekat. Sebaliknya, ketika energi santri, pelajar, dan mahasiswa dipertemukan, dapat lahir gerakan sosial yang lebih luas dan memiliki dampak positif bagi masyarakat.


Ajak Pelajar Tidak Pertaruhkan Masa Depan


Dalam kegiatan tersebut, judi online dan narkoba dipandang bukan sekadar persoalan perilaku sesaat. Keduanya dapat menimbulkan dampak panjang terhadap pendidikan, hubungan keluarga, kondisi ekonomi, hingga kesempatan generasi muda untuk meraih masa depan.


Karena itu, pesan Saweu Sikula tidak berhenti pada ajakan untuk menjauhi judi online dan narkoba. Para pelajar juga didorong mengisi masa muda dengan kegiatan yang produktif, seperti belajar, berprestasi, berolahraga, berkarya, berorganisasi, serta mengembangkan kemampuan diri.


Para pelajar juga diingatkan untuk memilih lingkungan pergaulan yang dapat memberikan pengaruh positif dan mendukung cita-cita mereka.


“Masa depan seorang pelajar tidak ditentukan oleh apa yang sedang viral hari ini, tetapi oleh pilihan yang terus ia ulang setiap hari,” menjadi semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.


Melalui Saweu Sikula, MABAB, ISAB, dan IPMB ingin menanamkan kesadaran bahwa masa muda merupakan masa untuk membangun masa depan, bukan mempertaruhkannya pada kesenangan sesaat.


“Jadikan masa muda sebagai investasi, bukan perjudian. Pilih prestasi, bukan sensasi.”


Dari SMA Negeri 1 Bubon, pesan tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang pertemuan. Semangat itu diharapkan terus menyebar dari siswa ke siswa, dari sekolah ke lingkungan masyarakat, hingga menjadi kesadaran bersama bahwa menjaga generasi muda berarti menjaga masa depan Bubon.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama