PKB Pidie Mulai Perkuat Mesin Politik hingga Kecamatan, Bidik Minimal 7 Kursi DPRK dan Targetkan bisa Usung Bupati


PIDIE — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pidie mulai memasang target politik yang lebih besar. Dari empat kursi DPRK yang dimiliki saat ini, PKB Pidie membidik sedikitnya tujuh kursi sekaligus menargetkan memiliki kekuatan untuk mengusung calon bupati Pidie.

Target tersebut disampaikan dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Pidie masa bakti 2026–2031, yang digelar di Aula Kantor DPC PKB Pidie, Sigli, Minggu (20/9/2026).

Sekitar 120 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Pidie mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari konsolidasi dan penguatan struktur PKB hingga tingkat kecamatan tersebut.

Ketua DPC PKB Pidie, Zulfadli, SE., MM., mengatakan Musancab menjadi momentum untuk memastikan struktur partai di tingkat kecamatan berjalan efektif dan mampu menopang kerja organisasi menghadapi agenda politik mendatang.

“Target kita ke depan, PKB Pidie bisa mengusung bupati. Untuk itu, minimal kita harus mencapai tujuh kursi. Saat ini kita sudah memiliki empat kursi,” demikian garis besar target yang disampaikan dalam konsolidasi tersebut.

Dari 4 Kursi Membidik 7 Kursi

Target tujuh kursi berarti PKB Pidie membidik tambahan tiga kursi dari perolehan yang dimiliki saat ini.

Karena itu, penguatan struktur organisasi menjadi salah satu agenda penting yang ditekankan dalam Musancab. Kepengurusan DPAC periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga aktif menjalankan kerja organisasi di masing-masing kecamatan.

Musancab sendiri merupakan forum pembentukan kepengurusan DPAC di tingkat kecamatan. Bagi PKB Pidie, forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat bawah.

Penguatan struktur kecamatan dan ranting dinilai menjadi bagian penting untuk menopang target peningkatan perolehan kursi legislatif serta membangun komunikasi organisasi dengan masyarakat.


Dihadiri Pengurus DPW dan Legislator

Sejumlah pengurus DPC PKB Pidie hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bendahara DPC PKB Pidie Kurniada dan Sekretaris DPC PKB Pidie Suriadi.

Musancab juga dihadiri Hery Ahmadi, S.Si., anggota DPRA dari PKB, serta Sekwil PKB Aceh Tgk. H. Mujlisal, S.Ag., M.H.

Selain itu, hadir pula jajaran anggota DPRK dari PKB Pidie Jaya.

Kehadiran jajaran pengurus tingkat wilayah dan legislatif tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB di Pidie dan kawasan sekitarnya.


Konsolidasi Menuju Agenda Politik Berikutnya

Musancab PKB di sejumlah daerah Aceh pada September 2026 berlangsung dalam rangka penguatan struktur partai. Di Pidie Jaya, Musancab sehari sebelumnya juga diarahkan untuk memperkuat struktur DPAC dan mempersiapkan organisasi menghadapi agenda Pemilu mendatang.

Di Pidie, target yang dipasang lebih jauh: meningkatkan perolehan kursi DPRK dari empat menjadi tujuh kursi dan membangun kekuatan politik yang memungkinkan PKB mengusung calon bupati.

Dengan demikian, kepengurusan DPAC periode 2026–2031 menjadi salah satu instrumen organisasi yang diharapkan mampu menerjemahkan target tersebut ke dalam kerja partai di tingkat kecamatan.

Empat kursi menjadi titik awal. Tujuh kursi menjadi target. Sementara kemampuan mengusung calon bupati menjadi salah satu tujuan politik yang kini diletakkan DPC PKB Pidie dalam agenda konsolidasi organisasinya.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama